Tingkahnya Disindir Dokter, Nikita Mirzani Langsung Marah Besar, Ancam Datangi dan Gampar Sosok Ini

SRIPOKU.COM – Kekesalan Nikita Mirzani dengan seorang netizen baru-baru ini kembali terlihat.

Pasalnya, ada sebuah postingan dari seorang pengguna media sosial di akun instagram Nikita Mirzani yang membuat amarahnya meledak.

Hal ini diketahui setelah Nikita Mirzani mengunggah rasa kesalnya di Instastory Instagram miliknya.

Nikita Mirzani menanggapi komentar miring warganet yang disebut mantan istri Dipo Latif itu merupakan seorang dokter di .
Dalam unggahan Instastory Instagram sang artis, menuliskan “Ketika org yg punya gelar dokter pun berkomentar sangat tololnya. Sedangkan saya pontang panting APD dengan memakai uang saya tanpa bantuan dari siapapun untuk membantu para dokter yg berjuang. Pengen gue gampar ini org klo ketemu. Tlng orang Jambi. Klo ketemu sama ini perempuan tlng blng siap in mental ktemu saya.

Dengan senang hati saya samperin ini perempuan. Ini perempuan kerja di RS Permata Hati Muara bungo,”tulis Nikita dalam sebuah unggahannya.

Dalam unggahan Instastory Nikita Mirzani itu, terlihat pula akun Instagram bernama @ovi.amar yang menulis komentar mengenai Nikita Mirzani seperti ini.

“Makanya jangan Ria???? Lucu Ni Orang..udh posting2 Dy ngebantuin org, ya datanglah orang bnyk kerumah anda mbak.. trus anda marah-marah ???????????? lucu banget…hahah.” tulis akun tersebut.

Lalu apa benar Nikita Mirzani akan ke Jambi untuk menemui sosok tersebut?

Hal ini bisa jadi pelajaran bagi pengguna media sosial di manapun berada, bijak dalam menggunakan media sosial.

Nikita Mirzani Sumbang Rp100 Juta Bantu Penanganan Wabah Virus Corona di Indonesia

Bila di Korea Selatan para artisnya beramai-ramai menyumbangkan pendapatannya ke negara untuk mengatasi virus corona.

Di Indonesia, ada satu sosok artis yang juga melakukan hal serupa.

Artis itu adalah Nikita Mirzani menyumbang Rp 100 juta untuk membantu pencegahan virus corona di Indonesia.

Dalam video unggahannya di akun Instagram pribadinya @nikitamirzanimawardi_17, Selasa (17/3/2020), Nikita mengungkapkan, sumbangan tersebut dalam rangka untuk merayakan hari ulang tahunnya.

Ia mengaku bahagia atas pertambahan usianya yang ke-34 tahun pada Selasa ini.

“Niki sedih karena virus corona sudah menyebar luas sampai ke Indonesia.”

“Niki ada sedikit rezeki, Niki akan menyumbangkan Rp 100 juta uang Niki pribadi untuk membantu mengurangi penyebaran virus corona yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, upayanya untuk memberi bantuan ini diharapkan bisa mengajak orang lain turut membantu.

“Mudah-mudahan ini bisa mencetus untuk para public figur lainnya dan para orang-orang yang punya uang di luar sana,” ajaknya.

“Di ulang tahun Niki, Niki enggak minta apa-apa.”

“Niki cuma berdoa ya Allah segera selesaikan musibah ini sehingga Indonesia ini bisa normal dan melakukan aktivitas seperti biasa, Aamiin,” imbuh Nikita Mirzani.

Dalam keterangan videonya, Nikita Mirzani meminta doa agar dirinya diberi panjang umur, dan virus corona bisa selesai ditangani di Indonesia.

“Birthday Wishes !”

“Di Hari Ulang Tahun ku. Selalu ada DOA Dan Harapan, selain aku meminta agar selalu sehat Dan panjang umur.”

“Aku juga meminta untuk negara ku agar masalah tentang virus corona ini segera berakhir. Amin yrb.”

“MARI KITA SELAMATKAN NYAWA MASYARAKAT INDONESIA,” tulis Nikita Mirzani, Selasa (17/3/2020).

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menyampaikan, total pasien yang positif virus corona di Indonesia mencapai 172 orang per Selasa (17/3/2020).

Sementara, untuk pasien yang meninggal dunia masih sama seperti data sebelumnya yakni 5 orang.

“Total kasus positif virus Corona melonjak menjadi 172 orang.”

“Untuk kasus yang meninggal dunia disebutkan masih sama yaitu 5 orang,” ujar Achmad Yurianto, dikutip dari siaran langsung YouTube Metrotvnews, Selasa.

“Sebanyak 172 adalah kasus yang dirawat di rumah sakit, sementara yang hasilnya negatif, dan gejalanya tidak terlalu berat diminta untuk melakukan self isolated (mengisolasi diri) di rumah,” katanya.

Pasien yang sembuh tersebut diminta untuk tetap menjaga jarak dengan keluarga.

Selain itu, tim medis telah membekali informasi pada pasien sebelum pulang ke rumah.

“Ini bukan sesuatu yang sulit, tapi membutuhkan komitmen yang kuat,” imbuh Yuri.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*