Sriwijaya FC Siap Tempur di Kompetisi Liga 2, Dirtek PT SOM Indrayadi: Main di Lampung Lebih Efisien

PALEMBANG – Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) Indrayadi selaku pengelola Sriwijaya FC, mengaku Sriwijaya FC menyatakan pada dasarnya skuat Ambrizal Cs siap tempur menghadapi tim manapun dan bertanding di manapun.

“Pada intinya kita siap main di mana saja. Siapa saja mau jadi tuan rumah tidak masalah,” ungkap Indrayadi, pria kelahiran Sungailiat Bangka, 51 tahun silam.

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi telah mengundang klub untuk mengikuti drawing Babak Penyisihan Liga 2 2020 secara virtual pada Rabu, 19 Agustus 2020.

Menurutnya Sriwijaya FC lebih diuntungkan dari segi finansial lebih efisien jika main di kandang Badak Lampung FC.

“Paling tidak dari segi anggaran ya lebih efisiensi. Memang kita lebih untung jika main di kandang Badak Lampung FC.

Karena untuk menuju ke Lampung cukup menggunakan jalur darat lewat tol dan jarak tempuhnya juga tidak lama kurang lebih 3,5 jam saja,” kata mantan pelatih kiper Sriwijaya FC ini.

Badak Lampung FC merupakan salah satu kandidat kuat untuk menjadi tuan rumah babak penyisihan Liga 2 2020.

Itu setelah lima klub peserta Liga 2 lainya menyatakan mundur menjadi tuan rumah. Yakni Persiba Balikpapan, Kalteng Putra, Persis Solo, KS Tiga Naga, dan Persijap Jepara.

Saat ini masih tersisa lima tim yang sudah mengajukan diri menjadi tuan rumah. Masing-masing PSMS Medan, Badak Lampung, PSCS Cilacap, PSPS Riau, dan Sulut United.

Nah, dari lima tim tersebut PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi kasta kedua dalam negeri ini bakal memilih empat tim saja.

Peluang Badak Lampung menjadi tuan rumah juga masih sangat terbuka lebar. Karena Badak Lampung memiliki stadion yang cukup mumpuni dan daerah tersebut juga sudah minim COVID-19.

Sriwijaya FC sendiri awalnya juga telah mengajukan diri menjadi tuan rumah Liga 2 2020. Namun menarik diri.

Itu karena Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang home base Sriwijaya FC bakal direnovasi untuk persiapan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

“Kita tidak memungkinkan untuk menjadi tuan rumah. Makanya kita tidak memaksa.

Namun kalau ditanya apakah mau menjadi tuan rumah sebenarnya Sriwijaya FC mau, hanya saja keadaan yang tidak memungkinkan,” kata Indrayadi yang juga pegawai PT Pupuk Sriwijaya Palembang.

Mantan kiper PS Pusri era Galatama menyatakan pihaknya sudah mempersiapkan tim menghadapi lanjutan Liga 2 2020 yang bakal digulir 17 Oktober-5 Desember 2020 nanti menggunakan sitem pertandingan home tournament diikuti 24 tim.

Sumber : Sripoku.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*