SEJUMLAH APOTEK DI BAU BAU DISIDAK TERKAIT KELANGKAAN MASKER

KBRN, Baubau : Pemerintah Kota Baubau bersama Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dipimpin Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari lakukan sidak di sejumlah Apotek di Kota Baubau, Kamis, (5/2/2020).

Sidak ini dilakukan untuk menindak lanjuti isu kelangkaan masker. Sekaligus memastikan tidak ada aksi penimbunan dan penjualan masker dengan harga yang sangat mahal, pasca pemerintah pusat mengumumkan bahwa di Indonesia sudah terdapat pasien yang positif terdampak virus Corona.

Sidak mulai dilakukan di Apotek Anita Farma 2, Apotek Kawi Indah, Apotek Tri Kusuma, Apotek Kimia Farma, dan Toko Alat Kesehatan.

“Sejak akhir Januari sudah tidak ada lagi suplay dari distributor resmi. Sejak Februari kami sudah tidak menjual, karena di distributor resmi juga kosong,” ungkap Penanggungjawab Apotek Kimia Farma Betoambari, La Ode Nasaruddin saat dijumpai rombongan sidak.

Nasaruddin mengaku hingga persediaan habis, pihaknya tetap menjual dengan harga normal yakni empat pices seharga Rp 5.000,-

“Kalau dari kami sudah tidak ada memang pak hanya sisa bungkus-bungkusan itu, itupun kami jual dua lembar Rp 5.000,-,” katanya kepada  Kapolres dan Ketua DPRD Kota Baubau, Zahari saat ditanyakan ketersediaan masker, sembari menunjukan sisa stok masker yang telah terbungkus plastic.

Kondisi serupa juga dialami sejumlah Apotek yang menjadi target Sidak.

Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari mengungkapkan terkait ada dugaan penimbunan masker yang membuat persediaan di sebagian besar Toko dan Apotek menipis dan habis, pihaknya masih terus lakukan penelusuran.

Dari informasi awal yang diterima saat sidak, lanjut Kapolres bahwa terjadi kelangkaan karena pihak distributor memang sudah tidak memiliki lagi stok tambahan.

“Dari kepolisian akan serius dan selalu memantau kondisi pasar bagaimana ketersediaan masker ini dan sekaligus kita melihat apakah ini fenomena yang wajar ataukah tidak wajar. Jika ditemui pelanggaran termasuk penjualan dan pembuatan masker illegal akan ditindak tegas,” tandasnya.

Ditempat yang sama Ketua DPRD Kota Baubau, Zahari berharap agar masyarakat tidak terlalu panik dan resah dengan kondisi ini. Warga juga diminta tidak perlu membeli bahan makanan dengan jumlah yang banyak.

“Pemerintah pusat juga tengah berupaya mengadakan masker dan pencuci tangan agar dapat kembali terdistribusi ke masyarakat,” imbuhnya.

Ketua Partai Golkar Kota Baubau ini juga mengajak masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat dengan rajin berolahraga dan mengkonsumsi makanan sehat.

 

Sumber : RRI.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*