Santri Tenggelam di Ogan Ilir Ternyata Hafal Al Quran 30 Juz, Calon Mahasiswa Al-Azhar Mesir

SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Keluarga besar Ponpes Al Ittifaqiah Indralaya sangat berduka atas musibah yang menimpah santri bernama Ahmad Zaki Zikri (17 tahun).

Zaki tenggelam di sungai Ogan, Desa Munggu, Muara Kuang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), pada Sabtu (31/10/2020) lalu pukul 07.00.

Hingga kini baik polisi, Tim SAR maupun warga masih mencari Zaki yang hanyut saat mandi di Sungai Ogan itu.

Santri asal Sungai Menang, Ogan Komering Ilir (OKI) ini bersama 19 santri lainnya berangkat dari pondok menuju Desa Munggu dalam rangka khataman Alquran pada Jumat (30/10/2020) sore dan menginap di salah satu rumah wali santri

“Besok paginya sekira pukul 07.00, mereka (sejumlah santri) mandi di sungai Ogan.

Karena kelelahan dan ditambah arus yang cukup deras, ananda Zaki hanyut,” kata Humas Ponpes Al Ittifaqiah, Feri, Minggu (1/11/2020).

Melihat kondisi ini, beberapa santri lain mencoba menolong, namun upaya mereka tak berhasil.

“Santri yang mencoba menolong diantaranya ananda Riamizard, Baidun Makmun, Ilham dan Median, akan tetapi karena derasnya air, ananda Zaki tetap terbawa arus,” ungkap Feri.

Beberapa saat setelah itu, santri yang lain langsung meminta pertolongan masyarakat.

Selang beberapa menit, masyarakat Desa Munggu dan pihak kepolisian bahu-membahu mencari Zaki.

“Kemudian datanglah Tim BPBD Ogan Ilir dan hingga kini pencarian masih dilakukan,” kata Feri.

Ia juga menerangkan, santri yang datang ke Desa Munggu bukan dalam rangka melaksanakan program ponpes, melainkan atas undangan warga.

“Ada warga menggelar selamatan dan ingin mengundang anak-anak penghapal Alquran dari Ponpes Al Ittifaqiah. Termasuk di dalamnya ada ananda Zaki,” terang Feri.

Lebih lanjut Feri menjelaskan, Zaki adalah santri teladan dan seorang hafiz Alquran dan berprestasi.

“Selain sudah hapal Alquran 30 juz sejak di kelas 9 MTs, ananda Zaki ini juga dicanangkan sebagai salah satu peraih beasiswa di Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir,” ungkap Feri.

Terpisah, Pimpinan Ponpes Al Ittifaqiah, Drs. KH. Mudrik Qori, MA, berharap santrinya itu segera ditemukan.

“Semoga ananda Zaki segera ditemukan dan keluarga diberikan keteguhan serta kesabaran.

Seluruh santri kami juga terus melakukan doa bersama, yasinan dan khataman Alquran. Mohon doa juga dari masyarakat,” kata Mudrik.

SUMBER :SRIPOKU.COM

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*