Sandiwara Radio “Butir-butir Pasir di laut ” Mendapatkan Hak Cipta

Bogor : Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta pada Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, yaitu Sub Bidang Layanan Kekayaan Intelektual, menyerahkan Surat Pencatatan Ciptaan dengan Pencipta dan Pemegang Hak Cipta LPP Radio Republik Indonesia.

Adapun Jenis Ciptaan tersebut adalah Karya Siaran Media Radio, dengan Judul Ciptaan ‘Butir-Butir Pasir di Laut’, sebuah acara sandiwara radio yang sudah melegenda sejak 22 Februari 1972. Sudah diproduksi lebih dari 5.000 episode, dan pernah mendapatkan penghargaan sebagai sandiwara radio terbaik dari UNESCO.

Acara penyerahan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang hak cipta yang telah mendaftarkan ciptaannya, dan diharapkan akan semakin banyak masyarakat yang mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektualnya untuk mendapatkan perlindungan hukum. RRI pun diakui sebagai pioner dalam hal pendaftaran hak cipta acara siaran.

Menanggapi capaian yg diperoleh RRI tersebut, Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Soleman Yusuf hari ini, Selasa (11/2/2020) di Bogor menyatakan sangat bangga.

“Saya berharap dalam waktu dekat acara-acara lain akan diusulkan untuk mendapat Hak Cipta pula jika regulasi memungkinkan,” ungkapnya.

Lebih jauh tentang sandiwara radio ‘Butir-Butir Pasir di Laut’, RRI sedang mengkomunikasikan dengan beberapa pihak production house untuk dibuat sinetron atau bahkan layar lebar.

Dengan setting tahun 80-an namun dikemas kekinian, sinetron atau layar lebar yang akan diproduksi nanti, diharapkan mampu melintas batas usia.

“Tentu sangat menarik, penonton usia 50 tahun menyatu dengan kaum millenial menyaksikan cerita ‘Butir-Butir Pasir di Laut’ di layar lebar, tunggu saja,” tutup Soleman Yusuf.

sumber : RRI.go.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*