Puluhan Wartawan dan LSM Mengaku Belum Dapat Bantuan Beras Cuma 5 Kg Gruduk Rumah Dinas Bupati, Terungkap Katanya Dari Pemerintah Ternyata Donasi Bank

Beritatotal.com – Puluhan orang mengaku dari kalangan jurnalis dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bertugas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menggeruduk Rumah Dinas Bupati OKU, Rabu (13/05).

Mereka beramai-ramai “hendak” masuk ke rumah dinas di Jl Cokro Aminoto No 1 yang dikenal dengan Kabupaten itu.

Namun aksi mereka untuk menemui Bupati tidak kesampaian karena di depan diadang sejumlah pegawai Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim).

Kedatangan orang-orang yang mengaku dari awak media dan LSM bertugas di OKU tersebut hendak mempertanyakan bantuan beras sebanyak 5 Kg berikut selembar masker kesehatan.

Soalnya, pada Selasa 12 Mei 2020 Pemerintah Kabupaten OKU (Pemkab) OKU melalui Satgas Penanggulangan Covid-19 OKU lewat Humasnya telah membagikan beras 5 Kg itu beserta selembar maske kesehatan.

Pembagiannya dilaksanakan di Gedung SKB Baturaja yang simbolis diserahkan Kepala Bagian Prokopim Pemkab OKU didampingi Tim Humas Satgas Covid, kepada perwakilan insan pers dan LSM.

Meski cuma 5 Kg beras dan selembar masker, tampaknya tidak sedikit dari mereka yang “sangat membutuhkannya”.

Merasa tak mendapat bagian sesuai sasaran yang dimaksud Satgas Covid dan Tim Humas untuk kalangan insan pers dan LSM, tadi pagi yang mengaku belum menerima bantuan tersebut pun mempertanyakannya.

Terungkap dalam aksi mereka ternyata bantuan beras 5 Kg dan selembar masker itu ternyata adalah donasi dari Bank Sumsel Babel.

“Tadinya kami ke SKB dan bertemu dengan Pak Edwar Humas. Kami pertanyakan soal bantuan beras kemarin. Soalnya disebutkan untuk wartawan dan LSM. Tapi kami banyak yang belum dapet,” kata Nuryono, salah seorang wartawan yang ikut aksi tersebut.

Ada sedikitnya 58 orang teman-temannya wartawan dan LSM yang belum menerima beras hanyyak 5 Kg itu.

Sedangkan setahu dirinya yang sudah diberikan di SKB  pada press release perkembangan harian Covid-19 di OKU cuma kisaran 15 orang saja.

“Karena waktu ngomong di SKB tadi tidak selesai dan tidak ada solusinya jadi kami menggeruduk Rumah Dinas Bupati. Kami mau minta kejelasan langsung dari Pak Bupati,” katanya.

Seperti yang disebut di atas, niat mereka untuk bertemu Bupati OKU tak kesampaian. Kasubbag Komunikasi Pimpinan Bagian Prokopim Pemkab OK, Edwar SE dan staf Protokol M Faisal, menerima mereka di jalan masuk tak jauh dari gerbang.

Disini terjadi perdebatan sengit antara perwakilan mereka dengan Edward dan Ichal. Mereka minta transparansi penyaluran beras 5 Kg itu sesuai sasaran yang disebut.

Untuk meredam suasana, kemudian Ichal meminta nomor yang bisa dihubungi dari perwakilan mereka tadi.

Nantinya Bagian Prokopim akan memberitahu mereka bila sudah ada informasi seperti yang mereka inginkan.

Sementara itu, Kasubbag Komunikasi Pimpinan Bagian Prokopim Pemkab OK, Edwar SE, membantah jika wartawan dan LSM yang sudah mendapat beras 5  KG dan 1 masker itu hanya 15 orang.

“Lebih 50 wartawan yang sudah dapet. Tanda buktinya ada di kantor,” jelas Edwar.

Diterangkan dia, beras yang dibagikan di SKB pada Selasa 12 Mei 2020 itu adalah bantuan dari Bank Sumsel Babel. Jumlahnya ada 89 paket.

“Sangat tidak mungkin kalau mau dapat semua sedangkan media yang terdaftar di Bagian Prokopim OKU ada 152 media berbagai jenis,” tandasnya.

Sampai hari ini menurut Edwar sudah ada 50 lebih  media yang sudah mengambilnya. Beras 5 Kg dan 1 masker itu dibagikan dengan diutamakan kepada media yang sering meliput data di SKB Baturaja, saat press release harian.

“Ada tanda terimanya. Tidak asal diberikan,” pungkas Edwar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*