Pola Pendaftaran Bantuan Diubah

OKU – Puluhan warga dari berbagai desa di Kabupaten OKU kecewa. Pemicunya adalah sistem pengajuan berkas bantuan dana sebesar Rp2,4 juta dari Kementrian Koperasi UKM RI berubah.

Akibatnya banyak warga yang datang ke Dinas Koperasi UKM OKU belum bisa mendaftarkan diri. Padahal, sebagian besar sudah datang sejak pagi hari.

Salah satunya adalah Ahmadi, warga desa Baturaden, kecamatan Lubuk Raja. Ahmadi sudah ikut antre sejak pukul 10.00 WIB. Namun hingga waktu istirahat siang selesai, ia belum mendapat giliran mengajukan berkas usulan bantuan.

“Saya kesini (Dinas Koperasi UKM OKU) membawa 10 berkas warga saya. Kebetulan saya merupakan ketua RT di desa saya. Ketika mengajukan bantuan tersebut, petugas mengatakan pengajuan bantuan tersebut tidak bisa dilakukan secara perorangan, namun harus secara kolektif,” ungkap Ahmadi.

Ia mengakui, dirinya tidak mendapat informasi perubahan sistem pendaftaran tersebut. “Padahal saya datang dari jauh. Kenyataannya berkas saya ditolak. Padahal orang sebelum saya masih bisa mengajukan secara perorangan,” keluhnya.

Menyikapi keluhan masyarakat tersebut, Kabid Pemberdayaan Koperasi Ermudi mengatakan, pihaknya mendapat instruksi dari Setda OKU untuk mengubah format pendaftaran. Dari pendaftaran perorangan menjadi pendaftaran secara kolektif.

“Hal ini dilakukan karena pendaftaran secara perorangan berpotensi menimbulkan kerumunan masa yang dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru penyebaran virus Covid -19. Makanya kita tidak melayani pendaftaran perorangan,” kata Ermuni.

Selain itu, lanjutnya, penumpukan berkas di Dinas Koperasi dan UKM OKU juga menjadi landasan perubahan format pendaftaran. Ermuni menjelaskan, saat ini sudah ada 8.000 lebih berkas yang menumpuk di Dinas Koperasi dan UKM OKU. Data tersebut harus diinputuntuk dikirim ke Kementrian Koperasi dan UKM.

“Nah, dengan penumpukan berkas ini, tenaga untuk mengentry data kewalahan. Dikhawatirkan, waktu tidak cukup untuk mengentry data hingga pada waktu pendaftaran ditutup,” lanjutnya.

Terkait sosialisasi, Ermuni mengaku sudah mensosialisasikan perubahan format pendaftaran ini sesuai surat edaran Sekda OKU melalui kecamatan yang kemudian diteruskan kepada lurah/kades.

“Hari Jumat lalu sudah kirimkan informasi perubahan format pendaftaran ini kepada camat. Pada hari itu juga, kita masih menerima pendaftaran secara perorangan. Kita juga iimbau masyarakat yang mendaftar saat itu, untuk pendaftaran hari Senin tidak lagi dilakukan secara perorangan namun secara kolektif,” akunya.

Jadi, sambung Ermuni, pendaftaran tidak ditutup hanya pola pendaftaran yang diubah. “Petugas masih terus menerima berkas pendaftar hingga 26 November mendatang. Jadi masih ada kesempatan bagi yang ingin mengajukan diri untuk menerima bantuan dari pemerintah,” pungkasnya.

 

SUMBER : OKES.CO.ID

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*