Pembuat Video Baturaja “Positif” Diamankan Polisi, Ternyata Anak Tukang Ojek dan Baru Lulus SMA, Pembuat HOAX OKU Lock Down Masih Diburu

Beritatotal.com – Jangan main-main di tengah musibah bersama saat ini. Jaga jari-jari anda agar tidak “liar” menggunakan kecanggihan teknologi. Jika tidak mau berurusan dengan aparat penegak hukum.

Sudah ada contohnya. Kasus satu ini bisa menjadi bukti untuk anda sekalian di Baturaja. Baik iseng maupun bertujuan jahat memanfaatkan situasi krisis virus corona.

Seorang pemuda di Kota Baturaja berinisial Rk (19), warga Komplek RS Sriwijaya, Kecamatan Baturaja Timur, kini diamankan pihak berwajib.

Rk dijemput dengan cara dipancing keluar dari kediamannya dan kemudian diamankan di Polres OKU, Sabtu (11/4), sekitar pukul 10.30 WIB.

Diamankannya Rk terkait viralnya konten video editan yang menyebut Kota Baturaja “positif”. Video tersebut aslinya merupakan tayangan dari sebuah stasiun televisi swasta Indonesia dimana juru bicara nasional penanggulangan virus corona, Yuri, menyampaikan perkembangan terkini terkait wabah corona di nusantara.

Oleh Rk video itu dieditnya dengan diisi suara yang seolah-olah mengumumkan kondisi penyebaraan virus corona di Baturaja.

“Baturaja Kabupatenn Ogan Komering Ulu khususnya Kecamatan Baturaja Timur dinyatakan 95 persen positif… buntu,” demikian isi suara video tersebut.

“Yang buat video sudah di kantor. Tadi dibawa anggota dari rumahnya,” jelas Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH, Sabtu (11/4).

Pihaknya pun langsung menginterogasi Rk guna mengetahui motif dia mengedit video tersebut dan menyebarluaskaanya melalui media sosial.

“Sekarang lagi didalami anggota di Polres,” tambah AKBP Arif.

Dengan diamankannya Rk, setidaknya menjadi pembelajaran bagi masyarakat OKU agar tidak sembarangann mengedit atau membuat video-video serta konten lainnya yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat.

Apalagi saat ini seluruh masyarakat sedang dihadapi situasi sulit dampak penyebaran virus corona.

Pihaknya juga kini masih menyelidiki pembuat dan penyebar hoax atau berita bohong soal Kabupaten OKU di-lock down selama 14 hari . Hoax itu mengatasnamakan informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten OKU.

Hoax tersebut juga berisi jika pasar-pasar di Kota Baturaja akan ditutup selama dua minggu sejak tanggal 10 April kemarin. Akibatnya banyak warga terutama kaum ibu dan pedagang yang resah.

Sementara itu, Rk yang diamankan di Mapolres OKU mengaku anak seorang tukang ojek di Baturaja. Dia baru setahun ini lulus atau tamat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kepada polisi, Rk mengaku iseng saja mengedit video tersebut untuk di upload di Instagram pribadinya.

“Tanpa sepengetahuan saya kemudian video tersebut menjadi viral hingga meresahkan warga. Saya mohon maaf kepada masyarakat OKU atas tersebarnya video editan tersebut,” katanya.

Dia pun berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya itu dan akan mematuhi aturan pemerintah serta Maklumat Kapolri dalam upaya penanggulangan virus corona di Kabupaten OKU. Kemudian Rk diminta membuat video klarifikasi atas kesalahannya tersebut.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*