Meski Tingkat Kematian akibat Corona Tinggi, Ini Alasan Jokowi Tak Terapkan Lockdown di Indonesia

TRIBUNNEWS.COM – Meski jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah dan tingkat kematian akibat Corona cukup tinggi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah tak akan mengambil jalan lockdown.

Jokowi juga mengungkap apa alasan Pemerintah tak mengambil jalan tersebut di tengah pandemi virus corona.

Padahal hingga saat ini, telah ada 1.677 kasus yang terkonfirmasi di Indonesia hingga Kamis (2/4/2020) pagi.

Dikutip dari Covid19.go.id, sebanyak 1.417 pasien yang terjangkit virus corona tengah dirawat di berbagai rumah sakit yang tersebar di Indonesia.

Jumlah penderita Covid-19 paling banyak ditemukan di wilayah DKI Jakarta dengan 808 kasus terkonfirmasi.

Menyusul setelahnya provinsi  Jawa Barat dan Banten dengan masing-masing kasus terkonfirmasi 220 dan 152.

Sementara 103 orang telah dinyatakan sembuh, namun 157 orang pasien Covid-19 telah meninggal dunia.

Tingkat kematian (case fatality rate) akibat virus corona di Indonesia cukup tinggi yakni 9.36% dari total kasus.

Meski tingkat kematian yang tinggi akibat virus corona, pemerintah belum menerapkan langkah lockdown.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*