Kominfo Klaim Kaji Opsi Lacak Pasien Corona Lewat Ponsel

Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membuka opsi untuk menerapkan tracing (pelacakan) dan penelusuran jejak rekam mobilitas pasien dalam pengawasan (PDP) maupun orang dalam pengawasan (ODP) hingga pasien positif virus corona (SARS-CoV-2) melalui nomor ponsel.

Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Ahmad Ramli mengatakan banyak negara telah menerapkan penelusuran maupun pelacakan pasien corona. Ramli mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan seluruh operator seluler terkait pelacakan jejak rekam melalui nomor ponsel.

“Kami sedang mempelajari berbagai kemungkinannya.  Kami sedang koordinasikan dengan semua operator. Kita harus gerak cepat mengingat kondisi ini harus segera diatasi,” kata Ramli kepada CNNIndonesia.com, Selasa (24/3).

Dihubungi terpisah, Tri Hutchison telah mempersiapkan data-data tracing pasien corona. Wakil Direktur Utama Tri Hutchison Danny Buldansyah mengatakan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah meminta rekam jejak mobilitas para pasien corona selama 30 hari kebelakang kepada para operator seluler.

Dalam hal ini Tri baru sanggup memberikan rekam mobilitas selama 14 hari ke belakang.

“Kami sedang siapkan semacam aplikasi bersama. Pertama kami akan mendapatkan nomor nomor ponsel seluruh orang yang masuk kasus corona. Kemudian yang diminta adalah bagaimana melihat orang-orang tersebut 14 hari ke belakang,” kata Danny.

 

sumber : ccn indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*