Kebusukan Asisten Terkuak, Ternyata Ini Alasan Ririn Ekawati Muntahkan Pil Narkoba, Tuai Decak Kagum

Kabar mengejutkan datang dari artis cantik, Ririn Ekawati.

Pasalnya, kali ini nama Ririn Ekawati tertangkap polisi terkait kasus narkoba.

Ririn Ekawati diamankan polisi di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2020).

Namun setelah menjalani pemeriksaan pada Minggu (8/3/2020), dilansir dari KompasTV, hasil tes menunjukkan Ririn Ekawati negatif narkoba.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Audie Sonny Latuheru menyampaikan, Ririn Ekawati ditangkap bersama asistennya dan seorang rekan berinisial DN.

“Si RE (Ririn Ekawati) ini memang negatif (penggunaan narkoba). Setelah kita lakukan pemeriksaan terhadap temannya, yaitu inisial ITY, yang kedapatan positif menggunakan H5 (Happy Five),” kata Audie di Polres Jakarta Barat, Minggu (8/3/2020), dikutip dari Kompas.com.

Ririn Ekawati akhirnya angkat bicara soal kasus dugaan narkoba yang sempat dituduhkan padanya.

Setelah menjalani tes darah dan rambut di BNN Lido, terkuak kalau Ririn dinyatakan negatif narkoba.

Setelah menghebohkan publik dengan kabar Ririn Ekawati terjerat narkoba, akhirnya janda 2 anak ini diperbolehkan pulang dari Polres Jakarta Barat.

Selain itu, saat selesai rilis di Polres Jakarta Barat, 16 Maret, Ririn mengungkap perasaan syukurnya. Ia mengakui sejak awal tak merasa memakai barang haram tersebut.

“Saya memang harus hati-hati. Ternyata orang terdekat yang seperti itu. Saya nggak tahu dia pakai. Saya pas baru mau makan doang,” kata Ririn.

“Barangnya disimpan di tas Mbak Ririn?” tanya wartawan.

“Ya seperti yang dibilang polisi ya seperti itu,” seru Ririn.

“Saya berada di tempat yang salah pada kejadian. Di tempat waktu yang salah dan bersama orang yang salah,” kata Ririn.

“Katanya sempat minum?” tanya wartawan.

“Oh nggak, saya buang,” kata Ririn. “Kenapa?” tanya wartawan.

“Soalnya saya nggak tahu itu pil apa,” seru Ririn.

Sikap Ririn yang tenang meski dikhianati asisten sendiri memicu reaksi kagum. Fans memuji Ririn yang terlihat kalem dan anggun saat diserbu pertanyaan dari wartawan.

“Sepertinya memang asisten nya yg lucknat, Mbak Riirn sabar banget keliatan, tenang.. semangat mbak ririn,” kata fans.

“Mbak Ririn kalau ngomong alus, udah cantik orangnya baik juga, yang sabr ya mbak, biar asistennya kena karma,” seru yang lainnya.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya ITY menyebutkan bahwa RE juga mengonsumsi Happy Five.

Dari keterangan Audie, Ririn Ekawati mendapatkan Happy Five dari asistennya yang berinisial ITY.

ITY mengatakan, hal tersebut saat menjalani pemeriksaan dengan penyidik.

“Dia (ITY) juga menyebutkan bahwa dia juga memberikan kepada RE.”

“Jadi, dalam pemeriksaan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dia menyebutkan RE juga menggunakan,” kata Audie

Akhirnya Ririn Ekawati sudah dipertemukan penyidik dengan ITY (30), asistennya.

Dilansir dari Wartakota, Dari keterangan Ririn Ekawati dan asistennya tersebut, polisi mendapatkan keterangan baru terkait psikotropika yang membawa mereka ke persoalan hukum.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo Maradona Siregar mengatakan, asisten Ririn Ekawati memang memberikan setengah butir pil Happy Five ke Ririn Ekawati.

“ITY memberikan setengah butir pil Happy Five kepada RE (Ririn Ekawati),” kata Ronaldo Maradona Siregar di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (10/3/2020).

Namun, lanjut Ronaldo Maradona Siregar, “ITY tidak mengetahui apakah (setengah butir pil Happy Five) itu dikonsumsi (Ririn Ekawati) atau tidak.”

Ketika ditanyakan penyidik, Ririn Ekawati mengaku sempat mengonsumsi psikotropika jenis pil Happy Five pemberian asistennya tersebut.

“Tetapi yang bersangkutan (Ririn Ekawati) muntah karena diberikan saat di mobil ketika perjalanan pulang. (Pil Happy Five) Sempat dimuntahkan (Ririn Ekawati),” jelas Ronaldo Maradona Siregar.

Meski begitu, polisi masih mendalami terkait kemungkinan adanya kandungan Happy Five yang terserap dalam tubuh walau dimuntahkan.

“Setelah urin negatif, kami mendalami dengan melakukan tes rambut dan darah yang kemarin sudah dilakukan ke BNN Lido,” kata Ronaldo Maradona Siregar.

Namun nyatanya apa yang dikatakan oleh asisten hanyalah kebohongan belaka.

Ririn resmi dinyatakan negatif narkoba saat sudah diperiksa dari banyak tahap melalui urin sampai tes rambut.

Ririn juga mengaku bahwa dirinya berada dengan orang yang salah.

Sementara itu, kabar penangkapan Ririn turut ditanggapi oleh Ketua Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN), Brigjen Pol Siswandi. Menurut Siswandi, polisi masih mengincar 6 artis lain yang terjerumus narkoba. Siswandi pun meminta mereka bertobat sebelum ditangkap polisi.

“Minggu lalu kita sampaikan masih ada 7 publik figur yang menggunakan narkoba, termasuk yang kemarin itu saya sampaikan,” ungkap Siswandi saat dijumpai di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/3).

“Nah, berarti kan ada 6 lagi ya ini, kalau dia enggak bertobat ya akan ketangkap lagi. Ya makanya tadi saya sampaikan jangan ada lagi artis-artis kita yang terjerat kasus narkoba.”

Lebih lanjut, Siswandi juga mengomentari adanya pil xanax di kediaman Ririn yang dikabarkan milik mendiang suaminya, Ferry Wijaya. Siswandi mengatakan meski Ririn tak memakai narkoba, namun ia bisa saja dijerat atas kepemilikan barang haram tersebut.

“Itu kan yang soal ditemukan di rumah menyatu dengan resep obat milik mendiang suami kan ya, bisa-bisa saja yang penting siapapun menguasai narkotika atau psikotropika itu melanggar UU,” tutur Siswandi.

“Banyak orang yang menggunakan xanax itu sebagai obat penenang atau apalah itu dia menggunakannya ya pakai resep dokter saja. Itu kan ada resep dokter, tapi kan resep dokter mantan suaminya. Untuk dianya sendiri kita masih belum tahu.”

Kaget mendengar kabar Ririn Ekawati terseret kasus narkoba, Fitri Salhuteru mengungkap sahabatnya itu membantah mengkonsumsi pil happy five.

Secara tegas bantahan tersebut dibuat Ririn Ekawati melalui grup WhatsApp.

Ya, beberapa hari ini publik dihebohkan dnegan kabar artis cantik Ririn Ekawati terseret kasus narkoba.

Bahkan kini asisten Ririn Ekawati yang berinisial ITY sudah resmi menjadi tahanan karena hasil tesnya positif.

Dari keterangan ITY, asisten artis tersebut mengungkap bila Ririn Ekawati juga mengonsumsi pil happy five.

Namun, dari pemeriksaan pertama, hasil tes Ririn Ekawati menunjukkan janda 2 anak itu negatif.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut kemarin Senin (9/3/2020) Ririn Ekawati telah melakukan tes rambut di BNN Lido.

Dilansir dari Tribunnews.com, menurut Fitri Salhuteru, Ririn Ekawati tegas membantah mengkonsumsi pil happy five di grup WhatsApp mereka.

Awalnya para sahabat Ririn Ekawati mempertanyakan statemen ITY yang yang mengatakan memberikan pil happy five kepada Ririn Ekawati dan mengonsumsi pil tersebut.

“Jadi sahabat-sahabatnya tanya ke Ririn di grup. Menanyakan soal statemen asistennya itu, ‘benar konsumsi itu (happy five)’, kata Fitri Salhuteru di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).

“Nah di grup itu Ririn ngakunya enggak konsumsi happy five itu,” tambahnya.

Hal itu pun tampak sama dengan hasil tes urine Ririn Ekawati.

Saat polisi menyatakan hasil tes urine Ririn negatif, Fitri Salhuteru mengatakan bahwa seluruh sahabat Ririn Ekawati menyambut bahagia kabar tersebut.

“Hasilnya negatif kan. Ya kami semua teman-temannya pastinya senang dapat kabar itu dan pastinya akan mendukung Ririn jika benar,” ucapnya.

Fitri Salhuteru menuturkan bahwa saat ini dirinya dan sahabat-sahabat Ririn Ekawati lainnya ingin segera menemui Ririn, namun mereka bingung harus menemui dimana.

Pasalnya, Ririn Ekawati sendiri masih harus menjalani beberapa rangkaian pemeriksaan.

“Kami sekarang masih membahas di grup mau ketemu sama Ririn tapi gimana caranya. Kan dia (Ririn) masih jalani pemeriksaan. Kami masih menunggu waktunya bertemu dia,” jelasnya.

“Karena kami yakin Ririn itu tidak mengonsumsi barang tersebut. Mungkin dia lagi apes aja. Saya yakin dia bisa lewati masalahnya,” ujar Fitri Salhuteru.

Polisi temukan beberapa butir Xanax di rumah Ririn Ekawati

Tak hanya Happy Five, polisi menemukan barang b

ukti lain saat menggeledah rumah Ririn Ekawati polisi menemukan psikotropika jenis xanax.

Hal ini terungkap saat Polres Metro Jakarta Barat merilis hasil penangkapan kasus dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan psikotropika, yang diduga dilakukan Ririn Ekawati dan asiatennya, ITY serta DF.

Dilansir dari Tribunnews.com, Rilis dilakukan di Polres Metro Jakarta Barat, Jalan S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/3/2020).

Namun, dalam giat rilis itu, Polisi hanya menetapkan tersangka kepada ITY dan DF, serta sudah resmi menahan kedua tersangka itu.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Ronaldo Maradona Siregar menjelaskan kronologi penangkapannya.

Penangkapan tersebut terjadi di salah satu loby apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2020) pukul 23.00 WIB.

“Setelah kami amankan di loby apartemen, polisi melakukan penggeledahan. Terdapat barang bukti happy five dua butir yang ditemukan di tas milik asisten RE, sih ITY ini,” kata Ronaldo Maradona Siregar dalam giat rilis.

“Kemudian, ada setengah butir barang bukti. Menurut ITY, setengahnya lagi diberikan ke Ririn. Kami juga geledah kosan milik ITY,” tambahnya.

Ronaldo mengatakan kalau pihaknya berhasil mendapatkan barang bukti dari penangkapan Ririn Ekawati, ITY, dan DF sebanyak 38 butir happy five.

Ronaldo mengungkapkan bahwa pengakuan Riri, ia tidak mengonsumsi barang bukti happy five tersebut dan hasil urinenya negatif.

Namun saat digeledah lagi, di rumah Ririn Ekawati, polisi menemukan psikotropika jenis xanax.

“Setelahnya, kami lakukan penggeledahan di kediaman RE, ditemukan psikotropika jenis xanax,” ucapnya.

Ketika dimintai keterangan, menurut Ronaldo sesuai komentar Ririn Ekawati, bahwa Xanax tersebut adalah milik mendiang suaminya, Ferry Wijaya yang meninggal tahun 2017.

“Sehingga, kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan membawa RE ke Lido, Jawa Barat untuk di tes rambut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kompol Ronaldo Maradona Siregar bertujuan membawa Ririn Ekawati ke Lido, Jawa Barat agar polisi mengetahui ketergantungannya terhadap psikotropika atas kasus yang dihadapinya saat ini.

“Tujuannya agar mengetahui lebih jauh soal keterkaitan dengan pengguna psikotropika,” ujar Kompol Ronaldo Maradona Siregar.

 

sumber : sripo.com

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*