Ganjar: Jika Ada Suspect Corona, Kapal Pesiar Viking Sun Tak Boleh Merapat!

SemarangKapal Pesiar Viking Sun yang rencananya merapat kePelabuhan Tanjung Emas, Semarang masih berada di tengah laut karena penumpangnya masih diperiksa. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyatakan kapal pesiar itu tak boleh merapat jika ada satu saja suspect Virus Corona di dalamnya.

“Kalau ada yang suspect Corona, jelas kapal tidak boleh merapat. Seluruh penumpang harus dikarantina selama 14 hari sesuai SOP kita. Kalau tidak mau, silahkan berlayar pulang ke tempat asal,” kata Ganjar, Kamis (5/3/2020).

Meski begitu, Ganjar berharap hasil pemeriksaan para penumpang dan kru negatif Virus Corona. Jika hasil pemeriksaannya negatif Virus Corona, lajut Ganjar, Pemkot Semarang diminta mendampingi para wisatawan dengan baik.

“Kalau hasil pengecekan menyatakan semua wisatawan di kapal pesiar itu sehat, maka Pemkot Semarang saya minta agar mereka (wisatawan) diguide dengan baik mau piknik ke mana. Kalau mereka sehat, maka saya ingin agar pariwisata bisa tetap dikelola. Ndak usah takut,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, kapal pesiar Viking Sun berbendera Norwegia itu baru berlayar dari Labuan Bajo menuju Semarang. Renananya, kapal ini akan melanjutkan perjalanannya dari Semarang ke Surabaya dan Bali. Namun Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah menolak kapal itu terkait kabar dua penumpang suspect Corona.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr Mochamad Abdul Hakam, mengatakan pihaknya menyiapkan tim di darat jika ada penumpang yang perlu ditangani. Namun saat ini tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) berada di Viking Sun untuk memeriksa.

“Teman-teman KKP bawa 3 tim, 20 orang periksa ke sana. Koordinasi dengan dinkes kota dan provinsi. Kami sudah siapkan tim setiap hari standby, tim rumah sakit ada 4 tim,” kata Abdul di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (5/3/2020).

Pemeriksaan diprediksi berlangsung sekitar 4 sampai 5 jam karena ada 1.600 orang di kapal tersebut. Menurutnya pemeriksaan harus detail karena sedang mewabahnya virus corona di sejumlah negara.

 

sumber : Detik.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*