Dr Rosi Dokter Anak Terkenal di Baturaja Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona

Beritatotal.com – Satu lagi pasien terpapar corona yang diisolasi di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang dinyatakan sembuh hari ini, Kamis (30/4).

Menurut juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sumsel Nur Porwoko Widodo, pasien positif covid-19 yang sembuh itu berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

“Pasien sembuh itu berasal dari OKU. Total pasien sembuh di Sumsel sekarang sudah 23 orang,” ungkapnya.

Sementara itu, dari penelurusan beritatotal.com, pasien dinyatakan sembuh asal OKU tersebut adalah pasien Kasus 16 Sumsel atau Kasus 03 OKU berinisial R, seorang tenaga medis.

R atau kemudian sudah diketahui khalayak ramai di OKU ini adalah Dokter (dr) Rosi berusia 61 tahun, merupakan dokter anak terkenal seantero OKU.

Dia dinyatakan positif terpapar corona pada Minggu 5 April 2020 atau sampai kesembuhannya ini sudah diisolasi guna menjalani perawatan selama lebih kurang 25 hari.

“Yang sembuh hari ini dokter Rosi,” kata sumber portal ini.

Dengan telah sehatnya dr Rosi berarti sudah ada dua warga OKU terpapar covid-19 dinyatakan sembuh.

Yang pertama adalah pasien Kasus 01 OKU  atas nama Ir Helman. Dia dinyatakan sembuh pada Sabtu tanggal 25 April 2020 dan sudah pulang ke Baturaja hari itu juga.

Sekedar mengingatkan, dr Rosi yang dinyatakan positif covid-19 pada 5 April 2020 lalu sempat membuat geger masyarakat Bumi Sebimbing Sekundang.

Soalnya yang bersangkutan ramai diperbincangkan masih membuka praktek beberapa hari sebelum ada hasil positif dirinya mengindap covid-19 beredar melalui pesan berantai.

Keesokan harinya tempat praktek dr Rosi di kawasan Jl Pahlawan Kemarung, Kelurahan Baturaja Lama disemprot disinfektan oleh petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU.

Belakangan diketahui jika dr Rosi terpapar corona masuk dalam katagori kasus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Guna mendapat kepastian pasien yang dinyatakan sembuh asal OKU itu, hingga berita ini dinaikkan portal ini masih berusaha mengkonfirmasinya ke Satgas Covid-19 OKU.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*