Di OKU, Penerima BST Berkurang Seribu Lebih

OKU – Jumlah penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap X tahun 2021 di Kabupaten OKU menurun. Di tahap ini, jumlah penerima mencapai 18.392 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dari jumlah ini berkurang sebagai 1.242 KPM dari penerima BST tahap 9 pada Desember lalu.

“Sedangkan untuk Kabupaten OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan, jumlah KPM yang berkurang mencapai sekitar 3 ribuan dibanding KPM tahap IX lalu. Sehingga di tahap X ini, penerima BST di tiga kabupaten tersebut mencapai 46.342 KPM,” ujar Kepala Kantor Pos Indonesia Baturaja, Aldy Frandinca Rinaldy, kemarin (11/1) saat pencairan BST tahap X tahun 2021.

Dirinya mengaku tidak tahu secara tepat mengenai pengurangan jumlah penerima bantuan di tahap X ini. Namun, dari keterangan Dinas Sosial OKU, pengurangan terjadi karena data yang tidak online.

“Ini salah satu penyebabnya, berdasarkan keterangan Dinas Sosial OKU. Namun ada juga penerima yang dialihkan bantuanya ke bantuan lain, ada juga yang data ganda,” jelasnya.

Bantuan yang digelontorkan, katakan Aldy, di tahap X ini untuk empat bulan. Yakni, Januari hingga April. Namun pencairannya dilakukan per bulan sebesaran Rp 300 ribu/orang.

“Penyalurannya dijadwalkan selama tujuh hari. Serentak hari ini penyaluran dimulai di tiga kabupaten,” tandasnya.

Bupati OKU H Kuryana Azis menjelaskan, pemberian bantuan kepada masyarakat ini kepedulian pemerintah di tengah pandemi Covid 19. “Tidak semua masyarakat menerima bantuan pemerintah ini. Ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi, ” ungkap Kuryana.

Kantor pos, sambung Kuryana, hanya sebagai juru bayar bantuan tersebut. Pengelolaan data ditangani Dinas Sosial OKU. “Saya ingatkan data yang diusulkan bersumber dari bawah (kades/lurah, ketua RT dan RW),” jelasnya.

Tidak dipungkiri, banyak masyarakat yang protes mengenai bantuan pemerintah. Untuk ini, Kuryana meminta ketua RT untuk mengutamakan nurani saat pendataan warga. “Perhatikan kondisi warga. Jika memang layak menerima bantuan, usulkan untuk menerima bantuan,” tegasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*