Di Indonesia Setiap Hari 250 Meninggal Dunia Karena TBC

KBRN, Sragen: Seorang pelaku jaringan sindikat Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) palsu berhasil diringkus Polres Sragen belum lama ini. Korban gadai BPKB palsu adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mitra Sejati di Dukuh Nguwer RT 17, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen.

Pelaku Tri Yosi Rahmawati (42) warga Dukuh Ngunut RT 022 Desa Gebang, Kecamatan Masaran dengan sengaja menggunakan surat palsu BPKB kendaraan roda empat Toyota Avanza Nopol AD 8463 JN untuk mencari pinjaman.

Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo menyampaikan pelaku meminjam uang sebesar Rp 30.000.000 dengan jaminan BPKB tersebut selama jangka waktu tiga tahun. “Pelaku awalnya meminjam pada 14 Maret 2019, karena pelaku ini macet melakukan angsuran akhirnya dicek pada 10 Oktober 2019 dan ternyata palsu,” terang Raphael kepada wartawan Kamis (30/1/2020).

Merasa tagihan macet, pihak KSP Mitra Sejati mencari keberadaan unit kendaraan bermotor yang digunakan sebagai jaminan pinjaman. Setelah di cek dan mengetahui keberadaan kendaraan pihak koperasi memberitahu kepada pemilik kendaraan bahwa BPKB kendaraan berada di KSP Mitra Sejati sebagai jaminan.

“Akhirnya pemilik kendaraan tersebut menujukkan BPKB asli dan setelah dicek kembali oleh pihak koperasi kedua BPKB tersebut teryata isinya mirip namun nama pejabat yang menandatangani berbeda,” sambung kapolres.

Kapolres Raphael juga menyampaikan ada sembilan indikator BPKB palsu yang beredar. Di antaranya, nama pejabat yang menandatangani berbeda dengan pejabat yang kala itu menjabat. Selain itu stempel kepala juga terlalu kecil, hologramnya tidak ada hologram vertikal.

“Dari font atau jenis tulisannya pun berbeda, warna cat air yang asli cerah ini pudar, jumlah halamannya juga berbeda dengan yang asli, kertas juga berbeda,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan pelaku memperoleh BPKB dari seseorang yang berasal dari luar Sragen yang kini menjadi DPO. Pelaku mendapatkan BPKB palsu tersebut senilai Rp 3 juta.

Polres Sragen kini mendapatkan empat BPKB palsu dari beberapa koperasi simpan pinjam di Kabupaten Sragen. Kapolres juga memperkirakan masih banyak BPKB palsu yang beredar di Kabupaten Sragen yang hingga kini masih dalam tahap penyelidikan Polres Sragen.

“Kami minta pihak koperasi sebelum menerima BPKB silahkan dicek dulu verifikasi di samsat setempat. Apakah yang dijadikan agunan ini asli atau palsu. Jangan sampai ada korban-korban BPKB Palsu lain,” pinta palsu.

Kini pelaku terjerat pasal 263 ayat 2 KUHP dengan ancaman penjara 6 tahun penjara. Sementara sindikat pembuat BPKB Palsu yang diperkirakan masih diarea Jawa kini masih buron.

 

Sumber : RRI.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*