Bupati Oku Hadiri Grand Opening Resto dan cafe Raja Kuliner Baturaja

Baturaja – Bisnis kafe kopi saat ini mulai dilirik sebagai ladang usaha baru. Hal itu bisa dilihat dari bermunculannya cafe dan resto, di beberapa daerah termasuk di Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Salah satunya cafe dan resto Raja kuliner Badah Ngupi, selain menguntungkan para pelaku bisnis itu sendiri, juga membawa dampak baik terhadap keberlangsungan petani kopi.

Pemilik Resto dan cafe Raja kuliner Badah Ngupi Eva Prasatya mengatakan, konsep resto dan cafe kopi miliknya bisa dibilang berbeda dengan resto dan cafe kopi lainnya.

Eva mencoba menggabungkan nuansa klasik dan modern di resto dan cafe kopinya tersebut. Tak hanya itu, ia juga menyuguhkan , Alunan irama alunan lagu lagu nostalgia untuk pengunjung yang sedang santai, menikmati menu makanan di Resto dan cafe ini Raja kuliner ini.

Eva pun mengatakan, bisnis kedai kopi, tak hanya menguntungkan para pelaku usaha kedai kopi semata. “Namun, bisnis ini juga mampu mengangkat para petani kopi itu sendiri, sehingga bisnis kedai kopi secara tidak langsung mendukung keberlangsungan petani kopi di  OKU ini khususnya dan Indonesia umumnya,” ujarnya.

“Seperti halnya di OKU  potensi perkebunan kopi cukup, sehingga keberlangsungannya bisa ikut mendorong, dengan maraknya bisnis Resto dan cafe kopi saat ini,” terang Eva Saat acara launching  Resto dan Cafe Raja kuliner Badah ngupi  miliknya di Jalan Dr. Moh Hatta Kelurahan Kemalaraja Bakung, Kecamatan Baturaja Timur Kabuoaten OKU Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu Malam Minggu (15/2/2020).

Hadir dalam acara Grand opening launching Raja kuliner ini, Bupati OKU, Anggota DPRD OKU, Dandim 0403 OKU, Kapolres OKU di wakili.OPD, ketua NU, tokoh masyarakat dan para undangan lainnya.

Sementara Bupati OKU Drs,H.Kuryana Azis dalam sambutannya, mengatakan berdiri nya cafe ini bukan untuk bersaing tapi hanya untuk usaha, dan yang penting bersaing dalam menciptakan rasa, “kalau rasanya enak maka pengunjung dapat menilai sendiri,” ucap Bupati

Bupati juga berpesan, pada generasi muda agar cafe ini jangan di salah gunakan untuk hal hal yang negatif.

Sementara Roby vitergo, yang akrab disapa Roby ini, mengatakan, bisnis yang ia tekuni saat ini bukan semata-mata berorientasi pada profit semata. Tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap petani kopi. Apalagi kab Oku juga sebagai salah satu daerah produksi kopi di Sumsel.

“Hanya saja, cara pengolahan perkebunan kopi di OKU memang berbeda,” ujar Roby vitergo.

Ia menjelaskan, dalam satu jenis biji kopi, bisa menghasilkan berbagai rasa, bergantung pada cara pengolahannya. Itu juga menjadi salah satu ciri khas dari Resto dan cafe Raja kuliner ini.

Dalam satu biji kopi rasanya bisa beragam. Bahkan, banyak pedagang kopi yang mencampur biji kopi dengan margarin ketika rosting.

“Tujuannya agar mendapatkan rasa gurih dan aroma lembut dari kopi itu, tapi di Raja kuliner Badah ngupi ini, kita buat yang alami saja biar terasa nikmat alami,” ucapnya.

Dengan adanya Resto dan Cafe ini, Roby mengharapkan bisa menjadi acuan atau motivasi bagi para pemuda untuk memiliki usaha sendiri.

“Memang ini juga bertujuan untuk membangkitkan semangat para pemuda agar bisa memiliki usaha,” katanya.

Sementara Eva menambah kan untuk harga menu di Raja kuliner ini sangatlah terjangkau, mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 15000, bergantung jenis dan penyajiannya.

Sedangkan untuk makanan dan cemilannya bervariasi sesuai dengan nama kafe ini, Raja kuliner yang menyajikan bermacam macam menu makanan seperti Sea food, Nasi goreng Padang, Soto Padang, Double chicken steak, Roti kare, Mie goreng pasir dan dan menu lainnya, cafe dan resto Raja kuliner Badah Ngupi ini mulai buka pagi pukul 10.00 WIB hingga 22.00 malam pungkas bos Resto dan Cafe Raja kuliner Badah Ngupi  tersebut.  (Rudi)

 

sumber : kerjafakta.co

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*