BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN OKU LAMPAU CAPAIAN TARGET PAD

BATURAJA – Pajak merupakan pendapatan asli daerah yang di himpun dari para wajib pajak, dari berbagai jenis sektor penerimaan pajak.
Semakin besarnya penghasilan dari penerimaan sektor pajak tentu akan mempercepat keberlangsungan pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), terus melakukan upaya peningkatan PAD melalui sektor penerimaan pajak daerah yang mana pada akhir tahun 2019 yang lalu, catatan pendapatan daerah dari sektor pajak daerah terkoreksi mengalami peningkatan. Hal itu di ungkapkan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) OKU Dharmawan Irianto, S Sos., MM.

Dikatakan, Dharmawan realisasi pendapatan daerah melalui sektor penerimaan pajak di tahun 2019 yang lalu mengalami peningkatan yang cukup sehat, dan melebihi capaian target 100,69 Persen capaian.

Dengan perincian target dan realisasi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD), dan bagi hasil pajak secara Bruto. Untuk Kabupaten OKU bagian Bulan Desember 2019 Sebesar 100,69%, dengan Target Tahun Anggaran 2019 Rp,,1.690.843.943.604.81,(Pendapatan,Penerimaan,Pembiayaan) Penerimaan Bulan ini : Rp.134 472,344 624 19,- Sedangkan Penerimaan Sampai Bulan lalu Rp.1 567 976 435 457 25,- Sedangkan Penerimaan Sampai Bulan ini Rp. 1.702 448 780 081.38.-

Walaupun masih ada beberapa sektor penerimaan pajak yang belum bisa dimaksimalkan secara umum, di karenakan ada beberapa sektor yang pada tahun ini berkurang produksi di karenakan beberapa hal. Sehingga berpengaruh pada penerimaan dari sektor pajak tersebut diantaranya sektor galian golongan C.

“Secara umum penerimaan daerah dari sektor pajak mengalami peningkatan baik secara penerimaan maupun dari capaian target yang ditetapkan,” ujar Dharmawan.

Ada beberapa macam sektor penerimaan pajak asli daerah yang melampaui target capaian, dari 11 item penerimaan pajak daerah diantaranya, Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Pertambangan Bahan Galian Gologan C, Pajak Parkir, Pajak Air Bawah Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan, dan Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan. Dimana 8 diantaranya tercapai melebihi target yang ditetapkan.

Dari data yang berhasil dihimpun dari Bapenda OKU, peningkatan perolehan Pajak Hotel dan Pajak Restoran mengalami peningkatan yang cukup siknifikan. Pajak Hotel yang ditargetkan sebesar Rp 272.100.000 berhasil tercapai hingga 203 persen yaitu sebesar Rp 552.498.000. Pajak Restoran berhasil terealisasi hingga 137 persen atau sebesar Rp 3.015.945.000 mengalami peningkatan hampir 1 Milyar Rupiah dari target yang ditetapkan.

Peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak khsusnya Pajak Hotel dan Pajak Restoran, ini mengalami peningkatan lantaran semakin meningkatnya kesadaran pengusaha dan masyarakat dalam membayar pajak.

Dijelaskannya, tumbuhnya kesadaran para pengusaha Hotel dan Restoran dalam membayar dan laporan pajak tidak terlepas dari upaya pihaknya (Bapenda ) dalam melakukan pendekatan dan sosialisasi terkait pajak daerah.

“Laporan dan kesadaran pengusaha dan masyarakat terkait kewajiban akan pajak semakin meningkat. Untuk itu kedepan kami akan terus melakukan pendekatan dan monitoring dan sosialisasi terhadap wajib pajak agar kendala yang mereka hadapi dapat kita berikan solusi demi peningkatan PAD OKU dari sektor pajak daerah,” jelas nya.

 

sumber : okupos.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*