Ahmad Dhani dan Once Berantem, gara-gara Les Vokal dan Album Bintang Lima

JAKARTA – Persahabatan para personel band  Dewa 19 ternyata tak semulus yang terlihat. Band asal Surabaya yang terbentuk pada 1986 ini punya banyak cerita di balik karier mereka selama puluhan tahun bermusik. Once Mekel yang menjadi vokalis Dewa 19 usai menggantikan Ari Lasso, bahkan pernah berselisih dengan  Ahmad Dhani ketika baru bergabung.

1. Berawal dari album Bintang Lima

Saat itu,  Once yang lama vakum bernyanyi dihadapkan pada peluncuran album Bintang Lima yang menjadi pertaruhan masa depan Dewa 19 di belantika musik Indonesia. “Kebetulan ketemu dengan Dewa 19 waktu itu bikin album Bintang Lima, saya mesti latihan lagi. Ya memang enggak gampang,” ucap Once saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).
Once sendiri tak menampik, posisinya di Dewa 19 saat itu menjadi tumpuan karena merupakan penentu band itu bisa diterima oleh penikmat musik atau tenggelam di tengah persaingan. Bahkan, Once sempat bimbang tetap menjadi vokalis atau keluar. “Saya aja sempat berpikir gini kok, ‘dulu saya punya angan-angan, album solo aja sendiri, atau karier kantoran ajalah’, Setelah saya lima setengah tahun enggak menyanyi, diajak Dewa ini, gimana ya,” ucapnya.
Once merasa saat itu ia memiliki beban tertentu. “Ada beban juga ya. Kalau enggak berhasil saya jadi kena juga nih. Jadi kami mesti persiapkan semua. Tapi pas saat itu umurnya masih 28-29 stamina masih kencang, masih antusias,” ujarnya.

2. Once marah diminta les vokal

Ahmad Dhani pun mengakui bahwa dia dan personel Dewa 19 lainnya memberi tekanan kepada Once agar bisa menjadi vokalis yang menonjol.
“Bahkan sampai berantem ya. Saya, Andra Ramadhan, sama Tyo Nugros memaksa Once buat les vokal lagi. Once marah,” ucap Ahmad Dhani. Bahkan, Ahmad Dhani masih ingat betul perkataan Once ketika perselisihan itu terjadi. “Sempat ribut. Saya ingat kalimatnya Once ‘I’m ready to quit’. Karena kami bebannya berat,” ucap Dhani mengenang.
Pada akhirnya, kata Dhani, Once mampu membuktikan kualitas sebagai vokalis  Dewa 19. “Ternyata mimpi ya (berbeda) 180 derajat dengan kenyataan,” ujar Dhani.

3. Dibuat dengan rasa Takut

Ahmad Dhani mengatakan, album Bintang Lima yang dirilis pada 30 April 2000, dibuat dengan perasaan khawatir. Pasalnya, di album ini, Dewa 19 yang sudah identik dengan Ari Lasso sebagai vokalis, menggandeng Once Mekel.
“Dibuat dengan ketakutan luar biasa, seperti lagu ‘Separuh Napas’ itu sebenarnya bukan lagu cinta, itu lagu untuk Baladewa. Maksudnya, untuk menjelaskan kami ini bukan Dewa 19 yang kayak dulu,” ucap Dhani. Kata Dhani, hal itu yang membuat album Bintang Lima dibuat dengan seluruh kreativitas dan musikalitas yang maksimal. “Sampai saya mimpi, manggung dengan Once, begitu tampil penonton pulang semua. Enggak bisa disamakan dengan pembuatan album Dewa 19 lainnya,” ucapnya.

4. Pertaruhan masa depan Dewa 19

Dhani pun mengakui, album Bintang Lima menghadapi tantangan besar ketika dirilis. Album ini menjadi pertaruhan apakah Dewa 19 bisa diterima dengan vokalis baru atau tidak oleh para penikmat musik di Tanah Air. “Yang kami hadapi Dewa 19 buyar atau sukses. Alhamdulillah sukses, makanya albumnya bisa cukup fenomenal,” katanya.
Album itu kemudian menjadi yang paling sukses sepanjang karier Dewa 19. Album ini mencetak sejumlah hits termasuk “Roman Picisan”, “Dua Sejoli”, “Risalah Hati”, “Separuh Nafas”, “Cemburu” dan “Lagu Cinta”. Album ini berhasil meledak di pasaran dan mencatatkan penjualan paling laris dari semua album Dewa 19, yakni 1,7 juta keping CD.

sumber : kompas.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*