4 Fakta Brata 2, Bongkar Masa Lalu Oka Antara hingga Laura Basuki Pegang Mayat

JAKARTA,  – Serial thriller crime Over The Top (OTT) Brata season 2 akan menyapa para penonton setianya di video on demand HOOQ.

Cerita Brata 2 dimulai dengan kelanjutan kisah Brata ( Oka Antara), seorang polisi yang dipindahkan ke Departemen Kearsipan setelah memecahkan kasus pembunuhan mutilasi.

Brata harus kembali ke lapangan ketika serangkaian pembunuhan sadis terjadi di desa Sukadamai. Kasus ini membuat Brata harus menghadapi trauma masa lalunya.

Serial ini disutradarai oleh Kuntz Agus dan Aldo Swastia dan akan tayang setiap Selasa mulai hari ini di video in demand, HOOQ. Berikut empat fakta menarik dari serial kriminal Brata 2 yang dirangkum Kompas.com

1. Konflik yang lebih rumit Salah satu pemainnya, Laura Basuki, mengatakan karakter yang dia mainkan, Vera, tidak jauh berbeda dengan musim sebelumnya. Yang jelas, kata Laura, Brata 2 akan menyajikan konflik yang lebih rumit.

“Tapi akan dikupas lebih dalam soal masa lalu dia juga dan hubungan dia dengan Brata, dan akan semakin banyak permasalahan yang lebih rumit dibandingkan dengan yang pertama,” kata Laura dalam konferensi pers di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020).

2. Bongkar masa lalu Oka Antara Artis peran Oka Antara kembali memerankan tokoh utama dalam serial kriminal berjudul Brata Season 2. Oka bercerita, kali ini serial yang masih digarap oleh Kuntz Agus dan Aldo Swastia itu akan membongkar masa lalu Brata, tokoh yang diperankannya.

“Sebenarnya sama aja, cuma kasusnya agak berbeda yang harus dihadapi karena menyangkut masa lalunya Brata,” kata Oka.

salah satu yang terkuak dari musim kedua ini, menurut Oka, adalah bahwa desa Sukadamai merupakan desa masa lalu Brata.

Selain itu, para penonton juga akan mendapat jawaban dari asal muasal kekuatan supranatural Brata yang kerap dia gunakan dalam memecahkan kasus pembunuhan.

3. Kesulitan Laura Basuki Laura berperan sebagai Vera, seorang dokter forensik yang membantu kepolisian dalam menyelidiki penyebab kematian korban pembunuhan. Laura bercerita, dia mengalami sedikit kesulitan saat menjalani proses syuting Brata 2 karena memakan waktu yang lebih lama dari sebelumnya.

“Kesulitannya itu paling proses syutingnya memakan waktu cukup panjang dua bulan 10 episode dan itu lumayan jumping-jumping,” tutur Laura.

“Jadi harus mengingat kira-kira episode ini emosinya seperti apa, memang harus diingat betul 10 episode skripnya seperti apa,” lanjutnya.

4. Laura Basuki pegang-pegang mayat Laura Basuki mengaku sangat menikmati perannya sebagai Vera, seorang dokter forensik dalam serial kriminal Brata season 2.

Karakter Vera dituntut untuk menyentuh mayat karena profesinya tersebut. “Bisa pegang-pegang mayat ceritanya, ada potongan-potongan tubuh, jadi merasa di luar dari zona nyaman saja,” kata Laura.

Ini adalah pengalaman Laura berperan sebagai seorang dokter forensik. Kata Laura, dia banyak belajar dari Kuntz Agus tentang istilah kedokteran.

sumber : Kompas.com

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*